You are currently viewing Kunker Komisi III-IV ke PUPR Singkawang

Kunker Komisi III-IV ke PUPR Singkawang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Singkawang. Komisi yang berkunjung diantaranya Komisi III dan Komisi IV DPRD Kab Sambas. Kunker tersebut dalam rangka membahas tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Singkawang-Sambas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPRD Kab Sambas memberi perhatian pada penguatan sinergi antar daerah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pelayanan air minum bagi masyarakat. Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Senin, 14 September 2026, bertujuan untuk memperoleh informasi, memperkuat koordinasi, serta mendorong percepatan tindak lanjut kerja sama yang telah dibangun antara Pemerintah Kota Singkawang dan Pemerintah Kabupaten Sambas terkait pengelolaan SPAM Regional Singkawang-Sambas.

Melalui kunjungan ini, DPRD Kabupaten Sambas berharap terjalin komunikasi yang lebih intensif dengan perangkat daerah terkait sehingga berbagai aspek pelaksanaan kerja sama dapat berjalan secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat di kedua wilayah. Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua III DPRD Kab Sambas, Ferdinan SE ME.

Ferdinan menyampaikan bahwa ketersediaan layanan air minum yang berkualitas merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan guna memastikan implementasi kerja sama SPAM Regional dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik.

DPRD Kabupaten Sambas juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Singkawang, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Singkawang, atas komitmen dan kerja sama yang telah terjalin selama ini.

“Diharapkan hasil pertemuan tersebut dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat penyelenggaraan sistem penyediaan air minum regional yang berkelanjutan,” ujar Ferdinan.

Tinggalkan Balasan