You are currently viewing Gali Strategi Pengelolaan Sampah, Komisi III DPRD Kabupaten Sambas Lakukan Kunjungan Kerja ke DPRD Kota Pontianak

Gali Strategi Pengelolaan Sampah, Komisi III DPRD Kabupaten Sambas Lakukan Kunjungan Kerja ke DPRD Kota Pontianak

  • Post author:
  • Post category:Berita

Dalam upaya memperkuat peran pengawasan terhadap pengelolaan sampah, Komisi III DPRD Kabupaten Sambas melakukan kunjungan kerja ke Kantor DPRD Kota Pontianak pada Kamis, 12 Februari 2026.

Fokus utama kunjungan ini adalah memperdalam fungsi pengawasan legislatif dalam memastikan penanganan sampah di perkotaan tidak hanya berhenti pada pembuangan akhir, tetapi mampu memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat.

​Komisi III DPRD Sambas dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Supni Alatas, didampingi oleh sejumlah anggota komisi, di antaranya M. Farli dan Nandes. Kehadiran legislator dari dari Sambas ini diterima langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Mansyur, di ruang Ketua DPRD Kota Pontianak.

​Dalam pertemuan tersebut, Supni Alatas menyampaikan bahwa Kabupaten Sambas tengah berupaya mencari formula terbaik dalam pengelolaan sampah yang lebih modern. Ia menilai Kota Pontianak memiliki dinamika perkotaan yang kompleks namun berhasil menginisiasi program-program pengelolaan sampah yang partisipatif.

​”Kami ingin melihat bagaimana fungsi pengawasan yang dijalankan rekan-rekan di DPRD Kota Pontianak terhadap instansi terkait. Sampah bukan lagi sekadar masalah lingkungan, tapi potensi ekonomi yang jika diawasi dengan baik regulasinya, bisa menjadi sumber pendapatan bagi warga maupun daerah,” ujar Supni Alatas.

​Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Mansyur, menyambut baik pertukaran informasi ini. Ia memaparkan bahwa kunci keberhasilan penanganan sampah di Pontianak terletak pada pengawasan ketat terhadap implementasi Peraturan Daerah (Perda) dan dukungan anggaran untuk penyediaan sarana pengolahan sampah di tingkat lingkungan, seperti Bank Sampah dan pusat kompos.

​”Pengawasan kami pastikan berjalan dari hulu ke hilir. Kami mendorong eksekutif untuk tidak hanya fokus pada pengangkutan, tetapi juga pada edukasi pemilahan sampah yang memiliki nilai jual. Sinergi antara fungsi legislasi dan pengawasan anggaran inilah yang kami diskusikan bersama rekan-rekan dari Sambas hari ini,” jelas Mansyur. (Mld)

Tinggalkan Balasan